Mengasah Ketrampilan Melalui Origami dan Kirigami

origami dan kirigami

Tertarik membuat kartu ucapan dan dekorasi rumah dengan hanya mengandalkan kertas? Mengapa tidak mencoba origami dan kirigami? Dua kerajinan tangan yang berasal dari Jepang ini banyak membawa keuntungan terutama dari segi bisnis dan kesehatan. Untuk itu, mari sedikit mengetahui dan mengasah ketrampilan melalui origami dan kirigami!

Origami

Origami merrupakan kreasi seni rupa dalam melipat kertas. Menurut catatan sejarah, origami pada awalnya tumbuh di daratan Cina, dimana pada waktu itu kertas pertama kali ditemukan. Barulah pada abad le-17 origami menjadi bagian dari kehidupan keagamaan masyarakat Jepang.

Setelah era perang dunia ke-II, kegiatan melipat kertas ini seolah menjadi kebudayaan masyarakat Jepang karena telah dipraktekkan dalam keseharian. Bahkan, salah satu karya origami berbentuk burung bangau telah menjadi simbol perdamaian dunia.

Seiring zaman modern, origami juga mengalami perkembangan seperti muncul beberapa jenis berikut ini:

  1. Origami pureland yaitu melipat kertas hanya dengan satu cara. Origami pureland sangat disarankan bagi mereka yang pertama kali mempelajarinya
  2. Origami yang dapat bergerak, contohnya adalah lipatan kertas yang berbentuk burung dengan sayapnya yang dapat dikepakkan.
  3. Origami melipat dengan dibasahi, dimana kertas yang akan dibentuk dibasahi terlebih dahulu sehingga mudah melipatnya.
  4. Origami modular merupakan hasil penggabungan dari dua buah karya origami sehingga membentuk satu objek tertentu.
Baca juga:  Tari Topeng Cirebon

Kirigami

Kirigami merupakan ketrampilan dengan membentuk objek menggunakan kertas dengan cara dipotong. Bisa dikatakan kirigami cara memotong kertas, melipat dan melekatkannya.

Kirigami merupakan turunan atau variasi dari origami. Bila origami hanya mengandalkan kelihaian tangan dalam melipat kertas tanpa bantuan alat apapun. Sedangkan kirigami biasanya mengandalkan gunting dan lem perekat.

Sama seperti halnya sejarah origami, aktivitas kirigami ini masih berpusat pada keagaaman. Dimana kuil-kuil Jepang pada waktu itu memerlukan hiasan tetapi desainnya cukup rumit seperti memotong kertas.

Kirigami juga mengalami perkembangan di pertengahan abad ke-20. Hal itu dapat terlihat dari sentuhannya pada dekorasi mebel dan kertas dokumen.

Manfaat Origami dan Kirigami

Di Jepang, ketrampilan origami dan kirigami ini telah ditanamkan sejak usia pra sekolah . Sebab, origami dan kirigami diyakini membawa manfaat terutama bagi perkembangan syaraf motorik anak.

Baca juga:  Tari Gambang Semarang

Meski demikian, orang dewasa termasuk yang berusia lanjut juga merasakan manfaat dari memiliki ketrampilan origami dan kirigami.

Adapun manfaat dari origami dan kirigami adalah:

  1. Melatih kreativitas pada setiap orang.
  2. Sebagai wadah permainan yang bersifat edukatif.
  3. Melatih kesabaran terutama saat melipat kertas.
  4. Caranya yang berurutan dapat melatih orang berpikir dengan fokus dan menjadi teliti.

Selain itu, ketrampilan origami dapat membawa keuntungan pada bidang tertentu, yaitu:

1. Segi ekonomi, karya origami dan kirigami yang berdesain unik dan terlihat mewah dihargai sangat mahal. Tidak heran, bila kedua ketrampilan ini dijadikan lahan bisnis yang menggiurkan.

2. Segi kesehatan, origami dan kirigami dipercaya sebagai terapi untuk menyembuhkan terutama pada pasien yang menderita tekanan mental.

Tidak rugi mengasah ketrampilan melalui origami dan kirigami. Sebab, origami dan kirigami tidak hanya membawa keuntungan bisnis saja. Tetapi juga dapat melatih kecerdasan otak dan terapi ketahanan mental.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *